To be a leader , leadership, competitive leader, Top leader, global leadership, Learning leadership , Learning management from history , Learning leadershif from biografi, Learning leadership from bussiness, To be a leader, Leader and leadershif,
Rabu, 11 Februari 2015
Menjadi CEO terbaik/google3c34ba0c8e620119.html
To be the best Chief Executive Organizations
Globalisasi telah melahirkan perusahaan –perusahaan kelas dunia. Perusahaan-perusahaan ini menggurita diberbagai Negara. Mereka lintas batas antar Negara. Mereka dihubungan internet. Membangun jaring-jaring dunia maya. Semua peristiwa dalam proses bisnisnya terprogram, terorganisasi, terdokumentasi dan terawasi , terintegrasi dan dapat menyedot keuntungan jutaan hingga milyaran dollar.
Dibalik kemegahan dan kemeriahan bisnis ini, ada sosok Chief executive Organizations. Sang arsitek, pemikir sekaligus excecutor , decion maker, pendesain bangun dan postur bisnis perusahaan multinasional. Dialah sang penentu. Pembalik keadaan dari perusahaan merugi menjadi perusahaan blue chip yang paling dicari investor.
Chief Executive Organizations, penentu maju mundur perusahaan. Pemikiran, ide-ide dan konsep manajemen strategis yang dibangunnya memberi arah, memberi warna, menuntun langkah segenap insane yang ada didalam perusahaan yang di pimpinnya dalam setiap perubahan.
Menjadi Chief Executive Organization impian banyak orang. Gaji , insentif, tunjangan besar dan fasilitas mewah menjadi bumbu penarik siapapun.
Namun, pekerjaan menjadi Chief Executive Organization merupakan pekerjaan berat luar biasa. Nasib ribuan karyawan dan keluarganya ada ditangannya. Gagal , salah, kurang perhitungan akan membuat reputasi perusahaan hancur. Karyawan kena PHK, Keluarga karyawan kena imbasnya. Investor atau pemilik modal rugi. Konsumen ikut dirugikan. Negara kehilangan potensi pajak atau pemasukan.
Apapun resikonya, jabatan Chief Executive Organization tetap menjadi incaran banyak orang. Gaji besar, prestise tinggi, fasilitas wah, popularitas, lebih menggoda daripada resiko.
Apa yang harus disiapkan seorang calon Chief Executive Organization yang sukses, berikut ini beberapa diantaranya :
1. Kekuatan mental untuk menghadapi berbagai masalah dan tantangan
2. Kemampuan untuk jadi panutan
3. Kemampuan membangun visi dan misi dan strategi bagi perusahaan yang dipimpinnya
4. Kemampuan memilih partner kerja
5. Kemampuan memotivasi orang-orang yang dipimpinnya
6. Kemampuan mentransformasi perusahaan
7. Kemampuan memecahkan masalah dari setiap tantangan internal maupun eksternal
8. Terbuka terhadap berbagai ide yang dating dari siapapun untuk penyempurnaan system yang dikembangkannya
9. Kemampuan membangun dan melakukan regenerasi kepemimpinan
Masih banyak kompetensi yang harus dimiliki seorang calon Chief Executive Organization sebelum menduduki jabatan tersebut. Silahkan ikuti terus blog ini, hatur nuhun tos ngunjungan blog ieu.
Selasa, 10 Februari 2015
Agama untuk sang pemimpin
RELIGION FOR A LEADER
Hidup sebagai pemimpin sering diimpikan banyak orang. Menjadi pemimpin apakah itu seorang Presiden, seorang Chief executive organizations, seorang Raja, seorang Kaisar atau apapun istilah dan levelnya, dipandang sangat enak, penuh kekuasaan , penuh wewenang, kekayaan melimpah bahkan bisa kencan dengan banyak wanita muda nan cantik, serta dipuja dan puji banyak orang. Kemanapun pergi dihargai banyak orang.
Peradaban manusia melahirkan banyak pemimpin , ada yang luar biasa berkuasa seperti Jengis khan, ada yang kejam luar biasa seperti kaisar Romawi Caligula, ada religious luar biasa seperti Nabi Sulaeman, ada yang rakus , yang memiliki kekuasaan yang sangat besar, ada yang memiliki wilayah sangat luas, ada yang memiliki istri banyak.
Untuk menjadi pemimpin, berbagai cara dilakukan. Dari membunuh dengan tangan sendiri, menggunakan pembunuh bayaran, menggunakan rekayasa pembunuhan, meminjam kekuatan politik Negara lain, melalui pengadilan, kudeta, hingga melalui pemilihan umum .
Berbagai strategi politik dilakukan. Musuh menjadi kawan, kawan menjadi musuh. Orangtua, istri, anak, kakak, adik, kawan kerap menjadi musuh dalam selimut dan penghalang yang kerap harus disingkirkan.
Berbagai kerajaan dan Negara tumbuh dan hilang, Penguasa-penguasa baru bermunculan silih berganti diberbagai belahan dunia. Dinamika politik berjalan hokum politik dan hokum alam memainkan perannya.
Namun, dalam sejarah, mencari pemimpin ideal harapan masyarakat, harapan rakyat masih sangat sedikit. Yang bermunculan para pemimpin yang lebih berorientasi kepada kepentingan kekuasaan diri dan dinastinya atau kepentingan golongan dan partainya.
Dalam konteks demikian, agama menjadi sumber penting untuk mengisi pemikiran lurus sang pemimpin agar lurus dijalan Allah swt. Nilai-norma dan spiritualitas keIllahian dan berbagai dimensi dari proyeksi yang dikandung dari kitab suci dari agama yang dianutnya menjadi pengisi dan penguat batin seorang pemimpin.
Nilai norma , logika berfikir dari tiap ayat, menjadi media penajam hati dan pikiran para pemimpin, sehingga membangun kesadaran bahwa kekuasaan bukan warisan tanpa tanggung jawab, kekuasaan bukan dating dengan sendiri tanpa tanggung jawab, kekuasaan hadir dalam dirinya karena takdir dan tugas profetis yang diembannya untuk memberikan pencerahan batin dan pikiran masyarakat.
yang dipimpinnya, kekuasaannya untuk tugas membangun kesejahteraan rakyatnya melalui pembangunan system pemerintahan yang menjamin keadilan, kejujuran dan kebenaran.
Kekuasaan merupakan anugrah, rahmat dan karunia dari Allah swt. Kekuasaan merupakan cara Allah swt memuliakan seorang manusia. Karena itu, kepemimpinan seorang pemimpin harus paripurna untuk rakyat yang dipimpinnya. Disisi lain, seorang pemimpin juga harus menjadi seorang al insane al kamil (manusia sempurna ) dihadapan Allah swt.
Dalam konteks sejarah, kekuasaan yang dating dan pergi menjadi suatu keharusan sejarah, karena, Allah swt mengangkat derajat seseorang tetapi juga Allah swt dapat mencabut kekuasaan seseorang bila kepemimpinannya tidak amanah dan tidak menyempurnakan rakyat yang dipimpinnya.
Minggu, 08 Februari 2015
Kamis, 29 Januari 2015
LEADERSHIP NABI MUHAMMAD SAW
Dari
biografi hidup Nabi Muhammad saw terdapat beberapa pelajaran yang dapat kita
ambil bagimana seharusnya menjadi pemimpin .
Karena siapapun pada prinsipnya dapat menjadi pemimpin (leadership ) , asal memiliki
beberapa prinsip dasar , yaitu :
1.
Kesholehan
pribadi yang luar biasa, kesholehan pribadi nabi Muhammad saw terungkap melalui banyak hadist-hadist. Kesaksian para sahabat mekin memperkuat
. Alqur”an banyak memposisikan status
luar biasa Nabi Muhammad saw. , bukan saja menunjukkan ketaqwaan kepada Allah
sang Pencipta, tetapi, untuk menghadirkan diri ke orang-orang yang dipimpinnya
dengan sebuah karakter luhur, ketaatan terhadap aturan hokum sang pencipta,
sekaligus membangun ketenangan batin ummat pada orang-orang yang dipimpinnya.
2.
Kesabaran, sikap
sabar bukan berarti selalu menunggu, tetapi sikap tenang sambil mempelajari
permasalahan secara detail hingga terbentuk peta permaslahan dan menemukan
langkah-langkah cerdas untuk keluar dari permaslahan. Seorang pemimpin yang hebat bukan seorang
dengan karakter meledak-ledak dan memutuskan masalah dan penyelesaiannya secara
cepat tanpa memperhitungkan resiko terburuknya.
3.
Kesederhanaan,
pemimpin yang hebat bukanlah pemimpin dengan balutan kemewahan dengan
kemisikinan orang-orang yang dipimpinnya.
Pemimpin hebat bukan pemimpin yang memperkaya diri, tetapi pemimpin yang
bisa memperkaya orang banyak. Seorang
pemimpin vboleh kaya tetapi kekayaannya tidak perlu diperlihatkan kesemua orang
yang dipimpinnya. Tampilan sederhana
akan membuat orang lebih mudah berkomnunikasi dan kagum.
4.
Menghormati dan
menghargai orang lain, sikap ini sangat penting. Menghormati orang lain berarti
orang lain juga akan menghormati dirinya. Kebesaran dirinya dimata orang akan
sebanding ketika dia penuh respek kepada orang lain. Siapapun manusia tidak akan mau direndahkan
derajatnya, kalaupun terjadi, ia hanya tunduk sementara, setelah itu rasa
hormatnya akan hilang terhadap orang yang merendahkannya. Semua potensi dan kapasitas yang dimilikinya
tidak akan dikeluarkan untuk membantu orang yang merendahkan derajatnya. Dan
buruhnya ia dapat melakukan sabotase untuk menggalkan kesuksesan pemimpinnya ia
tak menghormati dan menghargainya.
5.
Jaringan sosial,
dalam banyak biografi sejarah seorang pemimpin yang hebat sampai akhir hayatnya
adalah seseorang yang memiliki jaringan komunikasi sosial yang luas. Ia menciptakan hubungan yang luar biasa
dengan banyak orang dibanyak tempat dan menghasilkan kerjasama hebat dan kesan
hebat dimana-mana. Ia menciptakan banyak
manfaat bagi orang banyak, tanpa dirinya merasa kehabisan.
6.
Kecakapan membaca
masalah dan kecakapan memecahkan masalah.
Pemimpin yang hebat tentu memiliki visi dan misi yang hebat. Tetapi visi dan misi yang hebat harus melihat
kenyataan yang ada dilapangan. Karena
itu, pemimpin yang hebat harus pandai membaca masalah-masalah yang terjadi
setiap tingkatan manajerial dan teknis, tetapi ia juga harus cakap dalam
memecahkan masalah sesuai tingkatan teknis dan menejerialnya. Kemampuan
memahami masalah teknis dilapangan sangat membantunya membangun visi besarnya
sekaligus memberikan keyakinan kepada orang-orang yang dipimpinnya,
7.
Memiliki banyak
inisiatif dan berani melakukan perubahan.
Pemimpin hebat tentu memiliki banyak inisiatif. Ia tidak mati kutu ditengah kebingungan
orang-orang yang dipimpinnya. Justru,
berani melakukan terobosan ketika semua bingung dan membosankan. Ia maju dengan ide dan inisiatif yang lebih
maju, lebih efektif, lebih kena sesuai zamannya. Ia berani melakukan perubahan untuk menciptakan kebaruan yang
mendorong institusi yang dipimpinnya melesat cepat meninggalkan pesaing.
8.
Update informasi. Pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang
selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya . Bukan saja harus mengupgrade teori-teori
kepemimpinan, teori-teori manajemen, teknologi terbaru, pergerakan rupiah,
strategi competitor, tetapi juga ia harus mengupdate informasi apapun yang
terkait bisnis, perusahaan, lembaga dan orang-orang yang dipimpinnya. Mengetahui kekuatan musuh diluar sangat
bagus, tetapi, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri dan orang atau institusi
yang dipimpinnya jauh lebih penting.
Update informasi internal ini penting untuk menyusun strategi menghadafi
competitor dan melakukan transformasi
sesuai kebutuhan yang seharusnya.
Sebenarnya masih banyak sisi dari biografi Nabi Muhammad saw, yang bisa dipelajari siapapun untuk menjadi pemimpin. Semoga menambah wawasan .
Langganan:
Postingan (Atom)
Leadership impian
Siapakan yang pantas menjadi leader impian ? bagaimana standar menjadi leader impian ? Apakah anda bisa menjadi leader impian ?
-
Wibawa seorang pemimpin Suatu hari, seorang pemimpin menjadi pembicara dalam sebuah rapat. Setelah dipersilahkan moderator, p...
-
Learning leadership : S eseorang walaupun ia menduduki jabatan puncak disebuah lembaga atau perusahaan, tetaplah ia seorang manusia ya...
-
Siapakan yang pantas menjadi leader impian ? bagaimana standar menjadi leader impian ? Apakah anda bisa menjadi leader impian ?